Mataram – Walikota Mataram H. Ahyar Abduh bersikap tegas menginstruksikan paket JPS tahap enam akan dibagikan setelah Pilkada Kota Mataram. Sikap ini diambil Ahyar Abduh agar Pilkada Kota Mataram 9 Desember nanti ini bisa berjalan dengan Aman dan Damai.

“Penyaluran JPS tahap keenam akan dilakukan setelah Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang,” tegas Ahyar Abduh, Senin (30/11).

Keputusan ini diambil agar masalah JPS tidak dipolitisasi. Apalagi saat ini, anaknya H Badruttamam Ahda yang kini bertarung di Pilkada Kota Mataram mendampingi HL Makmur Said.

“Penyaluran JPS ini tidak ada kaitannya dengan politik,” tukas Walikota Mataram dua periode itu.

Ahyar mengungkapkan, sebelum munculnya protes penyaluran JPS, pihaknya sudah memikirkannya sejak awal.

“Karena saya tidak mau dikatakan memanfaatkan Program JPS untuk salah satu Paslon. Tapi masyarakat sudah tau semua Paket JPS ini ada tinggal sekali lagi bulan Desember ini,” katanya.

Ia berharap, masyarakat khususnya para Calon Kontestan Pilwakot atau timses untuk tidak risau, JPS akan dibagikan setelah tanggal 9 Desember nanti.

Sudah 10 tahun Walikota Ahyar Abduh menjaga Kota Mataram agar tetap Aman tidak ada konfilk konflik horizontal.

Ahyar berharap ke depan penggantinya pun adalah orang yang tetap mampu menjaga kondisivitas dan stabilitas Kota Mataram ini, bukan yang sebaliknya.

“Saya sebagai Walikota Mataram pun sudah menginstruksikan agar semua ASN tetap netral dan tidak mendukung salah satu Paslon manapun. Walau ada putra saya yang maju menjadi Calon Wakil Walikota,” tegasnya.

Ahyar menekankan, JPS tahap keenam sama dengan program lainnya yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Semuanya mengejar target untuk diselesaikan Desember mendatang.

“Penyaluran JPS juga kita target selesai Desember,” katanya.

Ahyar tidak ingin ada pandangan negatif terkait penyaluran sembako bagi 32.458 warga yang terdampak Covid-19. Apalagi sampai dikaitkan dengan kepentingan politik anaknya yang mencalonkan diri sebagai calon wakil Walikota Mataram.

“Masyarakat Kota Mataram sudah cerdas dan mampu menggunakan hak pilih nya secara bijak dan tidak bisa diintervensi oleh apapun. Saya yakin itu. Jadi, tidak perlu mempolitisasi program untuk memenangkan pertarungan. Bertarung sportif saja,” tegasnya.