Mataram – Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan (PWNW) NTB, H Irzani mengatakan, dinamika konstelasi politik di Pilkada Kota Mataram sangat dinamis dan sulit ditebak. Masing-masing pasangan calon (Paslon) pun memiliki karakter dan strategi masing-masing dalam mengenalkan diri ke publik pemilih.

Namun demikian, H Irzani mengapresiasi kerja dan strategi yang digerakkan oleh tim dari pasangan H Lalu Makmur Said dan H Badruttaman Ahda (MUDA) yang dinilai cukup progresif. Kekuatan ini membuat Makmur-Ahda perlahan mampu menempati posisi unggul.

Hal tersebut disampaikan H Irzani saat menerima kunjungan silaturahmi Calon Wakil Walikota Mataram, H Badruttamam Ahda atau populer disapa Ustadz Ahda, Jumat (23/10) di kediaman Irzani di kawasan Pagesangan, Kota Mataram.

“Selain karakter antum yang santun dan berpasangan dengan Miq Makmur yang berpengalaman, antum juga punya tim yang kuat. Kerja-kerja yang dilakukan teman-teman untuk mengenalkan pasangan Makmur-Ahda pun cukup bagus,” kata Irzani.

Ustadz Ahda melakukan silaturahmi ke kediaman H Irzani yang merupakan Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan (PWNW) NTB, untuk meminta wasiyah kepada H Irzani dari pandangan keagamaannya selaku tokoh dari Nahdlatul Wathan.

Senada dengan maksud kedatangan Ustadz Ahda, H. Irzani mengamini tentang pentingnya makna pertemuan atau silaturahmi. Menurutnya, melalui kegiatan seperti inilah jalinan persaudaraan dan kepercayaan bisa dibangun lebih kuat.

“Yang terpenting adalah pertemuan, silaturahmi. Dengan begini kan kepercayaan dan persaudaraan bisa lebih mudah dibangun,” ungkapnya.

H. Irzani juga menegaskan kepada Ahda, bahwa generasi Ahda harus banyak berkontribusi dalam era sekarang ini. Juga yang terpenting adalah bahwa Ahda memiliki fondasi agama yang kuat, karenanya dapat mengisi ruang-ruang religi di perkotaan seperti dakwah dengan cara-cara milenial.

“Ustadz Muda (Ahda) harus giat dalam berdakwah. Manfaatkan kedekatan masyarakat kota dengan teknologi dengan juga berdakwah melalui media sosial dan sebagainya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa bila perlu kelompok anak muda Kota yang memiliki basis agama harus dipertemukan, kemudian dibuatkan konten video berisi dakwah-dakwah singkat sebagai upaya beradaptasi dengan perkembangan teknologi komunikasi.

“Bila perlu anak muda yang punya basic agama harus diinventaris, kemudian dibuatkan video dakwah singkat,” kata H. Irzani.

Sementara itu menurut Badruttamam Ahda, LC, apa yang disampaikan H. Irzani sejalan dengan pesan dari TGB. Zainul Majdi kepadanya pada pertemuan hari Kamis (15/10/2020) di kediaman TGB di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Ahda yang melanjutkan pesan TGB mengatakan, bahwa sudah waktunya anak muda mengisi ruang-ruang di perkotaan. Khususnya dalam kegiatan-kegiatan keagamaan.

“Sebelumnya TGB berpesan kepada tiang, bahwa anak muda sudah waktunya mengisi ruang-ruang di perkotaan, khususnya untuk urusan keagamaan. Ini juga menjadi bagian dari prinsip agama sebagai perekat persaudaraan umat, wasatiyyah,” kata alumnus Al-Azhar Kairo-Mesir tersebut.

Menanggapi itu, H. Irzani mengingatkan Ahda untuk juga meminta pertimbangan konsep yang matang terkait kegiatan-kegiatan kreatif dan kepemudaan kepada kelompok-kelompok rasional seperti akademisi. Dengan apa yang Ahda dan Makmur sampaikan, H. Irzani yakin bahwa Ahda akan mampu mengajak kerjasama para kelompok rasional tersebut.

“Antum juga harus minta pertimbangan konsep kepada kelompok rasional seperti para akadedimis. Dengan berpasangan bersama Miq Makmur, konsep-konsep yang bagus pasti bisa keluar, beliau kan sudah berpengalaman,” ujarnya.

Menanggapi itu, Ahda menyinggung salah satu programnya terkait ekonomi berbasis lingkungan. Ahda berencana untuk mengoptimalkan pariwisata di daerah pesisir yang membentang di jalan Lingkar Selatan.

“Pariwisata berbasis lingkungan untuk membantu pembangunan ekonomi. Daerah-daerah pesisir dengan pemandangan pantai yang indah kita promosikan secara optimal, hingga eksistinya bisa menasional, bahkan internasional,” kata Ustadz Ahda.

Ahda juga menyampaikan terima kasihnya kepada H. Irzani yang telah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dengannya. Ahda berharap silaturahmi-silaturahmi seperti ini akan terus berlanjut sebagai ajang bertukar pikir dan gagasan demi Kota Mataram yang semakin baik.

“Terima kasih atas waktu luangnya, Tuan Guru. Semoga silaturahmi-silaturahmi seperti ini bisa terus kita lakukan. Terus bertukar pikir dan gagasan supaya Kota Mataram kita tercinta ini semakin baik dan makmur,” ucapnya.

Dbd